pon-papua

Newcastle United, Sumber Uang Terbaru Arab Saudi di Tanah Inggris

8 Oktober 2021, 20:10 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Sportwashing menjadi salah satu isu yang dibawa Mohammed Bin Salman dalam rumor pembelian salah satu klub Liga Inggris, Newcastle United
Sportwashing menjadi salah satu isu yang dibawa Mohammed Bin Salman dalam rumor pembelian salah satu klub Liga Inggris, Newcastle United /(Pexels)

  • Newcastle United kini menjadi salah satu klub sultan Eropa setelah diakuisisi Saudi Arabia Public Investment Fund (PIF).
  • Dana kelolaan Saudi Arabia PIF disebut mencapai 320 miliar poundsterling (Rp6.197 triliun).
  • Saudi Arabia PIF sebagai pemilik saham mayoritas Newcastle United saat ini.

SKOR.id - Setelah sempat "digagalkan" pada tahun 2020, Newcastle United kini resmi mendapat pemilik baru, dibawahi salah satu konsorsium investasi terbesar di dunia.

Pengumuman resmi memiliki pemilik baru dirilis pada Kamis (7/10/2021). Saudi Arabia Public Investment Fund (PIF) menjadi pemegang saham mayoritasnya.

PIF memiliki 80 persen saham di Newcastle United, dan sisanya dimiliki RB Sports and Media (10 persen) serta PCP Capital Partners (10 persen).

Saudi Arabia PIF adalah salah satu lembaga investasi terbesar di dunia. PIF disebut dengan istilah Sovereign Wealth Fund, salah satu lembaga yang juga dibentuk Indonesia pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Lantas, bagaimana PIF sebagai lembaga SWF ini bekerja? Bagaimana dana investasi sebesar itu dikelola? Berikut rangkuman dari Skor Indonesia.

PIF dan Eksplorasi "Sumber Uang" Arab Saudi

Merujuk pada definisi IMF, Saudi Arabia PIF ini merupakan lembaga pengelola Sovereign Wealth Fund.

SWF memang memiliki kewenangan mengelola dana investasi khusus. Lembaga ini dibuat atau dimiliki oleh pemerintah untuk menguasai aset-aset asing dengan tujuan jangka panjang.

Tugas Saudi Arabia PIF adalahh mengelola Dana Investasi Publik di Arab Saudi. Nilainya salah satu yang terbesar di dunia, mencapai 320 miliar poundsterling (Rp6.197 triliun). 

Didirikan pemerintah Kerajaan Arab Saudi pada 1971, Saudi Arabia PIF awalnya dibentuk untuk membangun perusahaan yang amat vital bagi pembangunan ekonomi Arab Saudi.

Seorang pendukung Newcastle United masuk ke lapangan dan mengibarkan bendera klub.
Seorang pendukung Newcastle United masuk ke lapangan dan mengibarkan bendera klub. (Twitter/Footy Accumulators)

Sistem ini terus berjalan hingga "terlahir kembali" pada 2015. Sejak saat itu, PIF berada di bawah koordinasi Council of Economic and Development Affairs (CEDA).

Mohammad bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi, merupakan ketua dari CEDA saat ini. Sedangkan gubernur PIF dipegang oleh sosok Yasir Al-Rumayyan.

Di bawah CEDA, PIF diberi kewenangan yang lebih besar dalam mengemban tugasnya membangun proyek-proyek strategis nasional.

Saudi Arabia PIF "2.0" ini fokus dalam 13 sektor vital untuk menginvestasikan dananya: pada sektor konstruksi, finansial, hiburan & olahraga, Telekomunikasi & IT, kedirgantaraan & pertahanan, pertambangan, energi terbarukan, pangan & agrikultur, kesehatan, retail, otomotif, transportasi & logistik, dan real estate.

Sebelum mengakuisisi Newcastle United, nama Saudi Arabia PIF sudah nangkring lebih dulu di daftar pemilik saham perusahaan-perusahaan besar.

Tercatat, ada Live Nation (perusahaan hiburan), Boeing (transportasi udara), Facebook (Tech-company dan big data), Citigroup (keuangan), Disney (hiburan), Bank of America (keuangan) dan Uber (Tech-company dan big data) yang masuk portofolio PIF.

Newcastle United juga bukan "sumber uang" pertama PIF di tanah Inggris. British Petroleum (migas) lebih dulu membangun kerjasama dengan Saudi Arabia PIF ini. 

Arab Saudi memang bukan satu-satunya negara yang memiliki SWF. Tapi soal kekayaan, PIF salah satu yang paling "tajir." PIF berada di peringkat kesembilan dalam Top 100 Largest Wealth Fund Rankings berdasarkan total asetnya.

Bagaimana Newcastle United bisa datangkan cuan?

Akuisisi Newcastle United juga bukan main-main. Karena fokusnya adalah mencari keuntungan, maka label "Klub Sultan" bukanlah isapan jempol belaka.

Manuver transfer Newcastle United akan menjadi yang dinanti pada bursa musim dingin nanti. 

Mengapa geliat bursa transfer diperlukan? PIF kemungkinan ingin memaksimalkan pendapatan dari hak siar liga domestik (dan mungkin internasional), serta sponsor dan merchandising.

Dikutip dari statista, faktor-faktor tersebut meningkat di neraca keuangan Paris Saint-Germain dan Manchester City setelah diakuisisi oleh Qatar Investment Authority dan Sheikh Manshour.

Komposisi pemain punya pengaruh penting, ditunjang dengan penguatan persepsi "klub sultan" di kalangan pecinta sepak bola. Setidaknya, itu yang bisa terjadi jika berkaca kepada Manchester City.

Sejak diambil alih Sheikh Manshour pada 2008, City tidak segan-segan menggelontorkan dana besar untuk membeli pemain kelas dunia.

Diawali dengan Robinho dan pelatih berkelas seperti Roberto Mancini, hingga sosok sekaliber Jack Grealish dan Pep Guardiola.

Atau, Newcastle United bisa mengadopsi strategi Paris Saint-Germain pada 2021 dengan mennampung beberapa pemain berstatus bebas transfer.

Lionel Messi, Sergio Ramos, hingga Gianluigi Donnarumma masuk sebagai bagian dari tim PSG musim ini. 

Pada akhir musim 2021-2022, nama-nama besar seperti Paul Pogba akan habis kontraknya. Tidak menutup kemungkinan, Newcastle akan menampung beberapa nama demi membangun citra sebagai klub sultan.

Baca Juga: 10 Pemain yang Bisa Diboyong Gratisan di Musim Panas 2022, 3 di Antaranya Pilar Barcelona 

Seberapa besar pengaruh pembelian Newcastle United oleh PIF

Akuisisi Saudi Arabia PIF ke Newcastle United memang menimbulkan pro-kontra. Namun, tak hanya kontroversi yang menjadi fokus dari manuver investasi ini.

Pertama, ketakutan "intervensi" Kerajaan Arab Saudi di Newcastle United dan Liga Inggris telah dipastikan tidaklah ada.

Dalam keterangan resmi, Kerajaan Arab Saudi memastikan tidak akan mengendalikan klub dan Newcastle United tetap dikelola secara profesional.

Kedua, embargo penyiaran BeIN Sport di Arab Saudi juga telah resmi dicabut. BeIN sebagai pemegang hak siar utama Liga Inggris memang sempat dilarang tayang di Arab Saudi semenjak hubungan dengan Qatar memanas.

Sehingga, pembelian PIF atas Newcastle United juga bisa berdampak dalam dinamika politik di timur tengah. 

Selain itu, munculnya Newcastle United sebagai klub sultan juga bisa menjadi angin segar bagi iklim kompetisi di Liga Inggris.

Liga Inggris akan punya "rivalitas" baru yang membawa bendera timur tengah. Newcastle United vs Manchester City bisa menjadi sajian menarik, mungkin dijuluki "Oil Classico" milik Liga Inggris.

Berita Newcastle United Lainnya:

Newcastle United Bisa Membidik 5 Pemain Ini Lagi

5 Alasan Mengapa Newcastle United Menarik Perhatian Pangeran Arab Saudi

  • Sumber: The Athletic, Statista
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Jumat, 8 Oktober 2021

    VIDEO: Roberto Mancini Tak Masalah dengan Kekalahan Italia dari Spanyol

    Roberto Mancini memberikan komentarnya usai Italia dikalahkan Spanyol pada semifinal UEFA Nations League 2021.

    Liga 2

    Jumat, 8 Oktober 2021

    Daftar Top Skor Sementara Liga 2 2021: Dipimpin Penyerang Dewa United FC

    Penyerang Dewa United, Slamet Budiono, memimpin daftar top skor sementara Liga 2 2021 dengan tiga gol.

    Bugar

    Jumat, 8 Oktober 2021

    Termasuk Menurunkan Berat Badan, Ini Manfaat Gochujang untuk Kesehatan

    Selain memberikan berbagai rasa pada makanan, gochujang ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan.

    Terbaru

    Liga Inggris

    Sabtu, 27 November 2021

    VIDEO: Aksi Heroik Edouard Mendy Lawan Manchester United

    Kiper asal Prancis ini menjadi pahlawan Chelsea saat bertemu Setan Merah di Old Trafford tahun lalu.

    Liga Inggris

    Sabtu, 27 November 2021

    Prediksi Liverpool vs Southampton: The Reds Siapkan Rotasi Pemain

    Southampton kalah tujuh kali dari delapan pertemuan terakhir melawan Liverpool.

    Liga Inggris

    Sabtu, 27 November 2021

    Prediksi Arsenal vs Newcastle United: Momentum Kebangkitan The Gunners

    Arsenal punya peluang besar untuk meraih poin penuh saat menjamu Newcastle United malam nanti WIB.

    Liga Inggris

    Sabtu, 27 November 2021

    Liga Inggris 2021-2022: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

    Kick-off Liga Inggris telah dimulai Sabtu (14/8/2021) WIB. Simak jadwal, hasil, klasemen, dan profil timnya di sini!

    Liga Inggris

    Jumat, 26 November 2021

    Diincar Barcelona, Manchester City Kejar Kesepakatan Baru dengan Raheem Sterling

    Manchester City berusaha mempertahankan Raheem Sterling menyusul ketertarikan Barcelona terhadap winger mereka ini.

    Liga Inggris

    Jumat, 26 November 2021

    Best XI Pembelian Ralf Rangnick, dari Sadio Mane hingga Erling Haaland

    Nama Ralf Rangnick sedang jadi perbincangan akhir-akhir ini. Apalagi setelah pria asal Jerman itu dikait-kaitkan dengan kursi pelatih Manchester United.

    Liga Inggris

    Jumat, 26 November 2021

    Kemungkinan Formasi Manchester United bersama Ralf Rangnick

    Berikut kemungkinan formasi Manchester United di bawah asuhan pelatih baru, Ralf Rangnick.

    Liga Inggris

    Jumat, 26 November 2021

    Mengenal Ralf Rangnick, Calon Pelatih Interim Manchester United Panutan Jurgen Klopp dan Thomas Tuchel

    Ralf Rangnick dilaporkan sepakat untuk menjadi pelatih sementara Manchester United dalam durasi waktu enam bulan ke depan.

    Liga Inggris

    Jumat, 26 November 2021

    Jadon Sancho Diklaim Bakal Diuntungkan jika Ralf Rangnick Tangani Manchester United

    Jadon Sancho dinilai bakal mendapat keuntungan andai Manchester United menunjuk Ralf Rangnick sebagai pelatih.

    Liga Inggris

    Jumat, 26 November 2021

    Ralf Rangnick Pernah Menyebut Cristiano Ronaldo Terlalu Tua

    Ralf Rangnick pernah menyinggung soal usia Cristiano Ronaldo dan kualitas Luke Shaw.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X