5 Klub Liga Inggris dengan Performa Buruk setelah Juara

1 Maret 2021, 15:56 WIB
Editor: Bagaskara Setyana AP
Dua pemain Liverpool, Georiginio Wijnaldum (kiri) dan Mohamed Salah dalam kekalahan dari Everton, Sabtu (20/2/2021) waktu setempat. /(SPORF/Twitter)

  • Sejumlah klub Liga Inggris gagal mempertahankan gelar juara pada musim selanjutnya.
  • Liverpool pada musim ini bisa dijadikan sebagai salah satu contoh.
  • Setidaknya ada lima klub yang tampil mengecewakan setelah meraih gelar juara.

SKOR.id - Sejumlah klub Liga Inggris seolah mendapatkan kutukan setelah meraih gelar juara pada musim selanjutnya.

Liverpool pada musim ini bisa dijadikan sebagai salah satu contoh mengapa pernyataan tersebut muncul.

Meski musim ini belum usai, Liverpool tampil tergopoh-gopoh di Liga Inggris musim ini.

Sampai pekan ke-26, Liverpool menempati posisi keenam dengan perolehan 43 poin atau terpaut 19 poin dari pemuncak klasemen, Manchester City.

Jika menilik pada musim-musim sebelumnya, kasus seperti itu rupanya tak hanya terjadi kepada Liverpool.

Beberapa juara bertahan ternyata juga kesulitan untuk mempertahankan gelar juara pada musim selanjutnya, bahkan, penampilan mereka cenderung berbandig terbalik dibanding musim sebelumnya.

Berikut daftar 5 klub Liga Inggris dengan performa Buruk setelah juara:

5. Leicester City (2016-2017)

Para pemain Leicester City merayakan gol ke gawang Chelsea, Rabu (20/1/2021) dini hari WIB.
Para pemain Leicester City merayakan gol ke gawang Chelsea, Rabu (20/1/2021) dini hari WIB.

Posisi: 12

Poin: 44

Leicester City mengejutkan para pecinta sepak bola setelah berhasil menjuarai Liga Inggris musim 2015-2016.

Tercatat Leicester hanya kalah sebanyak tiga kali ketiga berhasil menjuarai Liga Inggris. The Foxes pun memiliki jarak 10 poin dari posisi dua yang ditempati oleh Arsenal.

Akan tetapi, pada musim selanjutnya, cerita Leicester City ternyata tak berlanjut. Mereka hanya mampu finis pada posisi 12 dan memecat sang pelatih, Claudio Ranieri.

Mereka tercatat kalah dalam 18 laga dan finis dengan selisih gol minus 15.

4. Chelsea (2015-2016)

Olivier Giroud (tengah) merayakan golnya dalam laga Chelsea vs Aston Villa, Senin 28 Desember 2020
Olivier Giroud (tengah) merayakan golnya dalam laga Chelsea vs Aston Villa, Senin 28 Desember 2020 (Chelsea/Twitter)

Posisi 10

Poin 50

Chelsea berhasil meraih gelar juara pada musim 2014-2015 ketika ditangani lagi oleh Jose Mourinho.

Kala itu, The Blues meninggalkan posisi kedua dengan jarak 9 poin.

Namun, pada musim selanjutnya, penampilan Chelsea berbanding terbalik dengan ketika menjadi juara.

Pasukan Jose Mourinho hanya mampu finis pada peringkat ke-10 dengan torehan 50 poin.

3. Blackburn Rovers (1995-1996)

Posisi: 7

Poin: 61

Blackburn berhasil meraih gelar juara Liga Inggris pada musim 1994-1995.

Kala itu, Blackburn berhasil mengakhiri musim di urutan pertama setelah mengumpulkan 89 poin, atau terpaut satu poin dari Manchester United.

Seperti cerita-cerita sebelumnya, Blackburn Rovers gagal mempertahankan gelar juara pada musim selanjutnya.

Gelar juara mereka akhirnya direbut oleh Manchester United pada musim tersebut.

Sejak saat itu, Blackburn bahkan gagal finis di atas peringkat enam di Liga Inggris.

2. Manchester United (2013-2014)

Para pemain Manchester United merayakan gol Scott Mc Tominay ke gawang West Ham United di Piala FA, Rabu (10/2/2021) dini hari WIB.
Para pemain Manchester United merayakan gol Scott Mc Tominay ke gawang West Ham United di Piala FA, Rabu (10/2/2021) dini hari WIB. twitter.com/Sporf

Posisi: 7

Poin: 64

Manchester United berhasil memenangi Liga Inggris pada musim 2012-2013 atau pada musim terakhir Sir Alex Ferguson.

Pada musim selanjutnya, Manchester United kemudian menunjuk David Moyes sebagai suksesor.

Akan tetapi, penampilan Manchester United di bawah asuhan David Moyes berada di bawah eksepktasi.

The Red Devils hanya mampu finis pada urutan ketujuh, atau 22 poin di belakang sang peraih gelar juara, Manchester City.

Bahkan sejak ditinggal Sir Alex Ferguson, Manchester United hingga kini belum pernah meraih gelar Liga Inggris lagi.

1. Chelsea (2017-2018)

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel (kanan) memberikan arahan kepada Callum Hudson-Odoi pada laga melawan Wolverhampton.
Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel (kanan) memberikan arahan kepada Callum Hudson-Odoi pada laga melawan Wolverhampton. twitter.com/ChelseaFC

Posisi: 5

Poin: 70

Chelsea kembali tampil mengecewakan usai berhasil meraih gelar juara pada musim sebelumnya.

Di bawah asuhan Antonio Conte, Chelsea berhasil meraih gelar juara Liga Inggris musim 2017-2018.

Dengan skema yang dibuat oleh Conte, laju Chelsea pada musim tersebut seolah tak terbendung hingga juara.

Namun, pada musim keduanya di Chelsea, Antonio Conte gagal membawa The Blues kembali ke performa terbaiknya.

Mereka hanya mampu finis pada peringkat ke-5 dengan perolehan 70 poin.

Antonio Conte pun akhirnya dipecat pada musim tersebut.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Fitur sepak bola internasional lainnya:

5 Pembelian Terbaik Josep Guardiola di Manchester City

Derby Persaingan Gelar di Tiga Kota Liga Top Eropa: Madrid, Manchester, dan Milan

  • Sumber: Shoot.co.uk
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Liga Inggris

    Senin, 1 Maret 2021

    Hasil Imbang Chelsea vs Manchester United Ciptakan Momen Unik

    Manchester United hanya bermain imbang 0-0 kala tandang ke markas Chelsea, Senin (1/3/2021) dini hari WIB.

    Liga Inggris

    Senin, 1 Maret 2021

    Gara-gara Luke Shaw Salah Dengar, Manchester United Harus Turun Tangan

    Manchester United dikabarkan telah mengonfirmasi wawancara antara wartawan Sky Sport dengan pemain mereka, Luke Shaw.

    Liga Inggris

    Senin, 1 Maret 2021

    Chelsea Ditahan Imbang Manchester United, Thomas Tuchel Ngomel

    Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, menggerutu setelah timnya hanya bermain imbang 0-0 melawan Manchester United malam tadi.

    Terbaru

    Liga Inggris

    Selasa, 13 April 2021

    VIDEO: Kekecewaan Son Heung-min terkait Kekalahan Tottenham dari Manchester United

    Son Heung-min mengaku sangat menyesal tidak dapat membawa Tottenham Hotspur menang saat lawan Manchester United.

    Liga Inggris

    Selasa, 13 April 2021

    VIDEO: Solskjaer Beberkan Alasan Edinson Cavani Layak di Manchester United

    Berikut ini merupakan video penjelasan pelatih Ole Gunnar Solskjaer mengenai alasan Edinson Cavani yang layak di Manchester United.

    Liga Inggris

    Selasa, 13 April 2021

    Thiago Alcantara Memuji Kinerja Fabinho saat Reposisi di Liverpool

    Gelandang Liverpool, Thiago Alcantara, terkesan dengan penampilan Fabinho yang berposisi sebagai bek tengah.

    Liga Inggris

    Selasa, 13 April 2021

    Legenda Tottenham Hotspur: Harry Kane Punya Kuasa Penuh soal Masa Depannya

    Harry Kane diyakini memegang kuasa penuh atas masa depannya di Tottenham Hotspur.

    Liga Inggris

    Selasa, 13 April 2021

    Dominic Calvert-Lewin Diyakini Bakal Jadi Penandatanganan Fantastis Bagi Manchester United

    Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, yakin Dominic Calvert-Lewin bakal menjadi penandatanganan fantastis bagi timnya.

    Liga Inggris

    Senin, 12 April 2021

    Keluar Masuk Line-Up Pep Guardiola, Raheem Sterling Merasa Aneh

    Raheem Sterling merasa frustrasi dengan minimnya kesempatan main di Manchester City musim ini.

    Liga Inggris

    Senin, 12 April 2021

    VIDEO: Melihat Kembali Gol Pertama Harry Kane di Liga Inggris

    Harry Kane mencetak gol debut di Liga Inggris dalam laga perdana sebagai starter tujuh tahun lalu.

    Liga Inggris

    Senin, 12 April 2021

    Bos Tottenham Hotspur Tidak Mau Harry Kane Bergabung ke Klub Liga Inggris

    Daniel Levy tidak mau Harry Kane bergabung di klub Liga Inggris.

    Liga Inggris

    Senin, 12 April 2021

    Roy Keane: Bukan Salah Mourinho, Spurs Punya Mental Lemah sejak 40 Tahun Lalu

    Legenda Manchester United, Roy Keane, mencemooh lemahnya mental pemain Tottenham Hotspur.

    Liga Inggris

    Senin, 12 April 2021

    VIDEO: Menuju Satu Dekade Cesar Azpilicueta Bersama Chelsea

    Jika berbicara tentang Chelsea belakangan ini, maka tak lepas dari nama-nama baru seperti Kai Havertz hingga Timo Werner.
    X